A1GP, Balap Mobil Formula Antar Negara

Istimewa

TorakID- Bicara balap mobil di kelas open-wheel single-seater, mungkin kita pernah mendengar balap A1 Grand Prix.

Balap ini sudah tidak dilombakan sejak awal tahun 2010 silam gara-gara krisis keuangan dan kekurangan peserta.

Selain itu, puncak kehancuran A1GP ketika mereka beralih ke sasis dan mesin Ferrari yang notabene memakan biaya yang sangat besar.

Perihal lainnya, perang urat syaraf pun kerap terjadi di antara management, lantaran bos F1 yang dulunya dikepalai Bernie Ecclestone tidak ingin F1 kalah saing dari A1GP.

Ananda Mikola, Moreno Soeprapto, Satrio Hermanto dan Zahir Ali (semua mewakili A1 Team INDONESIA) pernah merasakan balapan A1GP.

Dan hanuya Moreno Soeprapto yang tidak pernah mendapatkan point.

Sementara Ananda Mikola merupakan salah satu pebalap tersukses di A1GP saat itu, karena ia yang paling banyak mengumpulkan point dibanding pebalap Indonesia lainnya.

Bicara penayangan, hak siar A1GP saat itu awalnya Global TV 2005-2008 (semua disiarkan LIVE race ) kemudian pindah ke TvOne mulai musim 2008-2009.

Mobil seluruh peserta A1GP saat itu 100% seragam seperti INDYCAR SERIES 2007-2011.

Mobil generasi pertama A1GP saat itu Lola B05/52 A1GP bermesin Zytek ZA1348 3400cc V8 yang dilengkapi Cooper Avon Tyres kemudian mobil generasi kedua A1GP saat itu Ferrari A1GP berbasis F2004 bermesin FERRARI 4500cc V8 .

Balapan A1GP ini dibuat dua bagian yakni sprint race dengan durasi 30 menit dan feature race dengan durasi 1 jam.

Ada prosesi unik saat start untuk balapan feature race yakni ada kalimat”GENTLEMEN, FOR THE PRIDE OF THE NATION, START YOUR ENGINES!” yang diucapkan oleh Sheikh Hasher Al Maktoum selaku bos A1GP menjelang formation lap.

Oya, seandainya saja A1GP masih aktif saat ini jika tak ada campur tangan Bernie pasti A1GP tetap diminati fans motorsport.

Atau setidaknya A1GP akan menjadi ajang balap alternatif jika gagal tembus ke F1.