Andalkan AT02 Dan Yuki Tsunoda: Alpha Tauri Siap Raih Hasil Maksimal Di 2021

Alpha Tauri

TorakID- Tim ini musim lalu merupakan salah satu tim yang dikenal ajaib, mengapa tidak karena tim ini sudah menjuarai salah satu balapan paling penting yakni GP Italia di Monza. Adalah Pierre Gasly yang melakukannya untuk tim Alpha Tauri dengan AT01. Hasil ini merupakan pencapaian terbaik yang dulu pernah dilakukan tim yang dulunya bernama Toro Rosso sejak 2008 melalui Sebastian Vettel dengan mobil STR3. Gasly adalah pebalap Perancis pertama yang meraih kemenangan di era mesin V6 dan mengakhiri musim 2020 dengan 75 poin atau sama poinnya dengan pebalap Lance Stroll saat masih berseragam Racing Point ( Gasly meraih posisi kesepuluh klasemen pebalap sedangkan Stroll posisi kesebelas).

Alpha Tauri yang merupakan merek fashion Red Bull ini juga merambah dunia balap GT dengan mengikuti balapan DTM musim 2021 siap meningkatkan peforma positif musim lalu dimana mereka berada di posisi ketujuh klasemen konstruktor dengan 107 poin. Tim asal Faenza, Italia ini resmi memperkenalkan senjata mereka dengan nama AT02.

Mobil balap musim 2021 ini berbeda dengan MCL35M milik Mclaren dimana mobil ini memiliki livery berbeda meski nyawa AT01 masih ada di AT02. AT01 yang memiliki wara dominan putih-hitam dirubah oleh AT02 dengan livery berwarna biru gelap-putih. Pada susunan formasi pebalap, gagalnya Daniel Kvyat yang tidak bisa meraih hasil positif karena meraih 32 poin atau posisi ke-14 musim lalu membuat tim Alpha Tauri mendepaknya dan digantikan oleh Yuki Tsunoda.


Yuki adalah pebalap Jepang pertama di era mesin V6 setelah Kamui Kobayashi menggeber Caterham di musim 2014. Yuki adalah juara balap F4 Jepang musim 2014 sekaligus pernah meraih posisi ketiga bersama Carlin di F2 tahun lalu dengan 3 kemenangan dan 7 kali podium. Pebalap yang pernah berlaga di balap Grand Prix Makau ini adalah jebolan Honda Formula Dream sekaligus pebalap Jepang terakhir pengguna mesin berlogo huruf H ini sebelum mesin Honda dimiliki Red Bull musim depan akibat mereka memutuskan mundur di akhir musim ini demi membangun pasar mobil ramah lingkungan.

“Pada 2020, Scuderia AlphaTauri merupakan tim papan tengah, dan kami bertarung dengan sukses melawan tim-tim lain seperti McLaren, Renault, dan Racing Point. Namun, target kami tahun ini adalah tampil konsisten di bagian depan papan tengah ini dan memperbaiki diri lebih jauh.

“Demi meraih target ini, kami harus menghindari masalah reliabilitas dan finis di semua balapan dalam zona poin. Ini hanya bisa terjadi jika kami tak melakukan kesalahan apa pun. Jadi, kami harus 100% fokus pada tugas kami, balapan demi balapan, di dalam maupun di luar trek, karena para kompetitor kami juga bertarung dengan gigih.

“Kami akan bekerja sebaik mungkin demi menyediakan pertunjukan seru bagi semua penggemar F1, yang saya harapkan bisa kembali sesegera mungkin mengisi tribun-tribun.” unkap Franz Tost selaku Tim Principal melalui siaran persnya. Semoga saja Alpha Tauri bisa meraih kemenangan lagi supaya mereka mengulangi musim lalu dengan hasil positif dengan AT02.