Dakar 2021: Cornejo Gugur, Peterhansel Tetap Bertahan

HRC

TorakID– Lagi-lagi Dakar 2021 memakan korban. Etape kesepuluh yang digelar 13 Januari dari Neom ke Al Ula, Arab Saudi dengan total jarak 583 km dan memiliki rute balap sejauh 511 km adalah etape tersial bagi Jose Ignacio Cornejo. Joki Honda ini harus terjatuh pada km 100 sehingga dirinya mengalami luka parah. Sebelumnya di etape kesembilan, Dakar 2021 telah memakan korban Toby Price (KTM) dan Luciano Benavides (Husqvarna) juga karena kecelakaan. Cornejo pun gugur mengikuti Price dan Benavides alias tidak balapan sampai akhir.

Akibatnya, pasukan Honda yang menyisakan Ricky Brabec, Joan Barreda dan Kevin Benavides bekerjasama untuk mendominasi etape kesepuluh ini. Di klasemen sementara, Benavides dan Brabec menggantikan posisi Cornejo untuk menahan laju Sam Sutherland dari KTM yang makin menjadi-jadi sebagai joki utama KTM menggantikan Price yang mengalami kecelakaan.

Di kelas mobil, Yazeed Al Rajhi kembali memenangi etape Dakar dengan mengalahkan Naseer Al Attiyah (Toyota) dan Stephane Peterhansel (Mini). Pereli Overdrive Toyota ini memenangi etape ketujuh dan kesepuluh Dakar dan berhasil mengalahkan para raksasa seperti Peterhansel, Nasser dan Carlos Sainz (Mini). Hanya saja di klasemen sementara, Yazeed harus kalah dari Peterhansel, Nasser dan Carlos Sainz karena pereli tuan rumah ini hanya bercokol di posisi ke-15 di klasemen kelas mobil.

Tiga pereli ini masih bercokol di klasemen sementara sejak etape keempat Dakar dan belum ada yang mampu menggoyang posisi dari tiga pereli teratas ini. Etape kesebelas dari Al Ula ke Yanbu berjarak 557 km dan rute balap sejauh 511 km yang digelar pada 14 Januari menjadi rute penentuan balapan Dakar sebelum balapan berakhir 15 Januari dalam etape ke-12 dari Yanbu ke Jeddah sejauh 452 km dengan jarak balap 225 km.