Dakar 2021: Price Gugur, Cornejo dan Perterhansel Berjaya

HRC

Torak ID- Daerah Neom, Arab Saudi merupakan daerah berbahaya yang ditakuti pabrikan KTM dalam reli Dakar 2021. Etape kesembilan dengan jarak 529 km serta jalur balap sejauh 465 km ini merupakan etape tersial bagi Toby Price. Joki nomor wahid KTM ini harus mengalami kecelakaan kecepatan tinggi saat baru memasuki 115 km. Luka parah di bagian kepala, pergelangan tangan dan bahu adalah tanda-tanda kalau dirinya harus gugur dalam persaingan Dakar 2021 dan Price dilarikan ke rumah sakit.

Etape maut ini juga menimpa joki Husqvarna, Luciano Benavides dimana dia juga mengalami kecelakaan. Diuntungkan dengan tidak adanya Price, pasukan Honda yang terdiri dari Kevin Benavides, Ricky Brabec dan José Ignacio Cornejo menguasai etape kesembilan. Di klasemen sementara kelas motor masih bercokol José Ignacio Cornejo dan Kevin Benavides di puncak klasemen. Sementara Sam Sutherland menjadi joki KTM utama menggantikan Price setelah mampu berada di posisi ketiga klasemen motor.

Pada etape yang bergulir pada 12 Januari ini juga dikuasai oleh Stephane Peterhansel. Andalan tim Mini ini makin menjadi-jadi di kelas mobil dengan mengasapi duo Toyota yakni Nasser Al Attiyah dan Giniel De Villiers. Etape kesembilan ini adalah etape pertama yang dimenangi Peterhansel setelah sekian lama pereli Perancis ini hanya meraih posisi kedua dan ketiga.

Etape berbahaya di daerah Neom malah membuat Peterhansel menjadi-jadi di puncak klasemen karena jarak antara dirinya dengan Nasser hanya 17 menitan. Rekan setim Peterhansel di Mini, Carlos Sainz bercokol di posisi ketiga. Etape kesepuluh akan digelar 13 Januari dari Neom ke Al Ula dengan total jarak 583 km dan memiliki rute balap sejauh 511 km.