Mengenal Honda TN: Pickup Honda Yang Sempat Masuk Di Indonesia

TN3 360cc

TorakID- Honda merupakan pabrikan yang sukses baik di dunia permobilan dan permotoran. Di dunia permobilan, Honda sudah banyak mengeluarkan banyak model baik hatchback, sedan, SUV sampai mobil sport. Nah, pabrikan asal Jepang ini pernah memproduksi pickup yakni Honda TN. Mau tahu bagaimana wujud Honda TN ini?
Mari kita ulas.

Honda TN sendiri masuk di Indonesia mulai dari Honda TN 360. TN360 menggunakan mesin dua silinder 354 cc berpendingin udara dengan camshaft overhead tunggal 180o, dan diadaptasi dari motor Honda CB450. Sebelum TN muncul sudah ada T360 sebelumnya telah dilengkapi dengan unit mesin empat-silinder noken as-kembar yang sangat kompleks, sedangkan mesin baru ini (bersama dengan sedan N360) lebih pas untuk produksi massal. Mesin dirancang ulang untuk dipasang secara horizontal, berada di tengah-tengah di bawah lantai beban.

Walaupun bentuknya berupa mobil pick up kecil dengan desain yang sejalan dengan era 70an, namun ternyata mobil Honda TN 7 ini sudah menggunakan teknologi canggih dan maju untuk chassis body dan mesinnya pada saat itu. Teknologi canggih untuk chassis adalah menyatunya antara rangka ladder dengan chassis, sehingga lebih ringan dan kokoh.

Untuk suspensi mobil ini di bagian depan sudah menggunakan suspensi Macpherson Strut dengan dibantu 2 strut bar pada swing arm. Suspensi belakang menggunakan leaf spring, dengan De Dion rigid axle tidak menggunakan rumah differensial namun menggunakan batang drive shaft axle terbuka. Untuk system kemudi juga sudah cukup canggih dengan menggunakan dua sambungan cross joint antara dua shaft steering, yang kemudian di salurkan di belakang dudukan lengan ayun yang tersalur melalui rack and pinion box yang tertempel di dudukan lengan ayun. Selanjutnya di salurkan melalui long tie rod ke tie rod end. Dari tie rod end selanjutnya di salurkan ke knuckle roda depan bagian belakang. Untuk rem menggunakan system konvensional 2 saluran terpisah antara rem depan dan belakang berakhir di teromol roda depan dan belakang, yang berbalut velg model cincin, dan ban standart R10 Ultra Light Truck.

Adapun mesin yang dipakai waktu itu termasuk canggih dengan mesin 2 silinder SOHC 4 valve dengan suplai bahan bakar dari karburator untuk penggerak klep menggunakan single camshaft yang digerakkan timing chain di bagian tengah, disalurkan dengan rocker arm. Waktu itu para pesainnya masih banyak yang menggunakan mesin 2 tak.. Meski terhitung canggih saat itu, namun ternyata teknologi yang dipakai Honda TN ini sedikit mengalami kemunduran dibandingkan Honda T360 yang sudah DOHC 8 Valve. Hanya karena waktu itu kalau dipasarkan akan jadi mahal, maka di down grade menjadi yang SOHC 4 Valve. Sebetulnya mesin yang dipakai Honda T360 dan TN series ini mengambil langsung dari mesin sepeda motor Honda CB450 yang diperkecil agar sesuai dengan regulasi kei car pada saat itu. Uniknya lagi, letak mesinnya tidak berada di bawah jok pengemudi seperti mobil lain pada umumnya, melainkan dibawah bak belakang dekat dengan axle roda belakang yang digantung pada chassis mobil.

Honda TN 360 sendiri mengalami beberapa perubahan generasi sejak diperkenalkan di Jepang pada November tahun 1967 dan masuk ke Indonesia pada dekade 69an. Pertama kali keluar bentuknya menyerupai Honda T360 lengkap dengan logo Honda yang besar pada bagian depannya, namun tidak ada bonnet (hidung) roda bergeser ke bawah tempat duduk.Honda TN 360 sendiri waktu itu termasuk canggih karena wiper sudah dilengkapi washer electric.

Pada tahun 1970, muncul TN-III yang sepintas terlihat mirip dengan TN360. Perbedaanya ada pada grill depan yang kini terlihat menyatu dengan lampu utama dengan list melingkar warna chrome, bumper chrome, dan spion masih model tangkai panjang yang sedikit lebih besar, dan mengotak memakai logo H besar pada bagian depan model ini dipertahankan sampai dengan tahun 1972. Memasuki awal tahun 1972, Honda melakukan perubahan pada Honda TN terutama pada bagian depannya. Logo H besar yang ada pada bagian depan dihilangkan dan diganti dengan emblem tulisan Honda yang berlapis chrome. Pada bagian lampu utama masih tetap berbentuk bulat, namun kali ini terdapat 4 buah lampu utama yang pada tiap sisinya ditumpuk ke atas, pada spion diganti model plastic hitam besar tanpa gagang besi lagi. Pada bagian mesinnya terdapat perubahan rasio kompresi agar memenuhi standar emisi Jepang saat itu. Model ini dinamakan Honda TN-V.

Pada tahun 1975 muncul Honda TN7 yang merupakan varian terakhir dari Honda TN sebelum digantikan oleh Honda Acty karena regulasi kei car yang berubah pada 1 Januari 1976. Perbedaan dengan TN-V sepintas tidak ada karena TN7 ini hanya melengkapi kekurangannya dalam standar emisi dan keselamatan Jepang. Paling ketara adalah pada penggunaan sabuk pengaman penumpang yang sebelumnya tidak ada pada mobil ini.

Honda TN ini sebenarnya bentuknya pick up atau mobil barang, namun di Indnesia juga tersedia dalam bentuk minibus yang dibuat oleh perusahaan karoseri lokal. Kini sangat jarang kita temui mobil Honda TN ini di Indonesia. Namun untuk saat ini banyak kolektor yang memanfaatkan mobil kecil ini. Untuk suku cadang mobil ini saat ini bisa dipesan melalui internet ke produsen-produsen part mobil lama. Kalau di pasaranpun sudah sangat jarang ditemui stocknya. Mobil ini juga jarang ada part subtitusi atau padanannya. Honda TN 360 merupakan produk mobil komersial dari Honda yang terakhir kemudian PT. Honda Prospect Motor tidak memasukkan lagi kelanjutan seri TN ke Indonesia.